Mahfud MD Tolak Tawaran Jadi Cawapres Anies, Ini Alasannya

Mahfud MD ketika menanggapi kasus Johnny Plate (Instagram/@mohmahfudmd)

Mahfud MD ketika menanggapi kasus Johnny Plate (Instagram/@mohmahfudmd)

SuaraNusantara.com- Sempat ditawari jadi calon wakil presiden (Cawapres) dampingi Anies Rasyid Baswedan, Mahfud MD menolak.

Alasan Mahfud MD Menteri Koordinator Politik Hukum dan Hak asasi manusia (Menko polhukam) itu menolak tawaran tersebut lantaran tak mau koalisi Anies pecah.

“Saya bilang jangan saya, nanti malah pecah koalisi Anies. Kalau nanti koalisinya ga setuju,” katanya.

Dirinya memperkirakan ada sejumlah anggota koalisi Anies yang tidak setuju dengan penyandingan tersebut.

Resiko dari dirinya menerima tawaran tersebut yakni salah satu koalisi partai perubahan untuk pembangunan bisa keluar.

‘Kalau ada yang nggak setuju malah Anies nanti nggak dapat tiket, jika partainya satu keluar,” ujarnya.

Mahfud menyebutkan bahwa dirinya akan menjaga dan memastikan bagaimana pemilu di tahun 2024 mendatang dapat berlangsung.

“Nah saya akan menjaga pemilunya. Saya bilang agar pemilu terselenggara. Itu aja,” ucapnya. (Alief)

Exit mobile version