Suaranusantara.com – Ganjar Pranowo resmi diusung oleh PDI Perjuangan sebagai calon presiden untuk Pemilu 2024 mendatang. Usai mengumumkan penunjukkan Ganjar sebagai capres, Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputeri memberikan instruksi kepada seluruh komponen partai.
“Bagi kami semua, kader PDI Perjuangan tidak ada kata lain selain holopis kuntul baris, merapatkan barisan, menjalankan perintah Ibu Hj Megawati Soekarnoputeri selaku Ketua Umum PDI Perjuangan dengan sehebat hebatnya untuk memenangkan PDI Perjuangan pada pileg dan pilpres 2024,” tulis Ketua DPP PDI Perjuangan, MH Said Abdullah dalam keterangan tertulis yang diterima.
MH Said juga mengungkapkan bahwa setelah marayakan hari raya Idul Fitri, Puan Maharani akan memimpin PDI Perjuangan untuk membangun kerjasama politik dengan partai lainnya. Sebab, lanjutnya, sejak awal PDI Perjuangan menyadari bahwa membangun bangsa membutuhkan gotong royong bersama, yang merepresentasikan unsur unsur penting yang menopang keragaman politik, budaya, sosial dan ekonomi.
“Meskipun PDI Perjuangan memiliki “golden ticket”, yang dapat mengusung calon presiden dan wakil presiden sendiri, namun pilihan itu tidak kami gunakan. Pertimbangan diatas (gotong-royong-red) adalah prinsip utamanya.” ungkap MH Said.
MH Said menilai bahwa keputusan mengusung Ganjar Pranowo menjadi Calon Presiden PDI Perjuangan pada 2024-2029 merupakan langkah untuk meneruskan kepemimpinan nasional pasca Presiden Joko Widodo yang akan berakhir masa tugasnya pada Oktober 2024 nanti.
“Pencapresan Ganjar Pranowo sebagaimana ditegaskan oleh Presiden Jokowi adalah untuk memastikan estafet kepemimpinan nasional, sekaligus memastikan berbagai program strategis yang telah diletakkan oleh Presiden Jokowi selama sepuluh tahun terakhir untuk dilanjutkan,” jelasnya.
MH said pun meminta dukungan dan doa dari berbagai pihak demi Indonesia yang lebih baik.
“Mohon doa dan dukungan, ikhtiar ini kami niatkan untuk Indonesia yang terus maju, adil dan makmur,” pungkasnya.(ADT)
