Suaranusantara.com – Jelang Pemilu 2024, banyak lembaga survei mulai melaporkan hasil dari penilaian publik terhadap beberapa tokoh nasional yang berpotensi diusung menjadi calon presiden dan calon wakil presiden. Salah satunya Lembaga Survei Indonesia (LSI).
LSI menyelenggarakan survei pada periode 31 Maret sampai 4 Maret 2023 lalu, menempatkan nama Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka dalam urutan keenam pilihan rakyat.
Dalam survei tersebut, LSI mensimulasikan jika pemilihan presiden diadakan pada hari survei diselenggarakan. Terdapat 19 nama yang diajukan sebagai presiden.
Dari hasil survei tersebut, nama Ganjar Pranowo yang paling banyak dipilih yaitu sebanyak 19,8 persen, kemudian Prabowo Subianto menempati urutan kedua yang dipilih sebanyak 19,3 persen.
Sedangkan Anies Baswedan berada di urutan ketiga sebanyak 18,4 persen, dilanjutkan dengan Ridwan Kamil sebesar 5,8 persen. Lalu Sandiaga Salahuddin Uno sebanyak 2,9 persen, baru diurutan keenam ada nama Gibran Rakabuming Raka yang dipilih sebanyak 2,7 persen.
Posisi Gibran tersebut mengungguli sejumlah nama besar lainnya seperti Mahfud MD sebesar 2,3 persen, Erick Thohir sebesar 2,1 persen, Agus Harimurti Yudhoyono sebesar 2,0 persen, dan juga Puan Maharani sebesar 1,4 persen.
Menanggapi hasil survei tersebut, Walikota Solo, Gibran Rakabuming menanggapinya dengan santai dan belum memikirkan soal pencapresan, meskipun posisinya berada diatas politisi sekalligus ketua umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono.
“Halah santai saja, kan itu cuma survei,” katanya melansir dari YouTube Berita Surakarta, Senin (10/4).
Gibran mengaku ingin fokus membenahi Kota Solo hingga selesai masa jabatan.Meski demikian dirinya berharap Capres selanjutnya harus memiliki perhatian pada semua aspek.
“Semua jadi perhatian, korupsi, bola, pembangunan, infrastruktur,” ujarnya.(ADT)
