Ini Respon Jokowi Soal Penolakan Atlet Israel di Anoc World Beach Game Bali 2023

Presiden Jokowi saat Konferensi Pers terkait polemik penolakan Timnas Israel dalam Piala Dunia U-20 di Indonesia (Youtube Sekretariat Presiden/tangkapan layar)

Presiden Jokowi saat Konferensi Pers terkait polemik penolakan Timnas Israel dalam Piala Dunia U-20 di Indonesia (Youtube Sekretariat Presiden/tangkapan layar)

SuaraNusantara.com – Presiden Joko Widodo merespon kabar penolakan Atlet Israel berlaga di Anoc World Beach Game Bali 2023.

Sementara suara penolakan diketahui dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dengan dalil peristiwa FIFA World Cup U-20 kemarin

Kehadiran Atlet Israel berlaga di Anoc World Beach Game Bali 2023 disuarakan Anggota DPR Komisi X DPR RI Fraksi PKS, Abdul Fikri. Ia menolak kehadiran tim israel dengan alasan amanat konstitusi UUD 1945.

Selain itu pria yang menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi melihat juga selama Israel belum mengakui Palestina sebagai negara merdeka dan terus menggempur Palestina, kehadiran Israel harus ditolak.

Bahkan, beberapa hari usai penolakan timnas Israel di Indonesia untuk FIFA World Cup U20, Israel menyerang pertandingan sepakbola di Palestina. Karenanya.

Sementara Gubernur Bali Wayan Koster mengisyaratkan penolakan kehadiran atlet Israel di World Beach Game 2023. Koster menuturkan lagu kebangsaan Israel tidak boleh dinyanyikan di Indonesia.

Sebagaimana diketahui pasal 151 ayat C Peraturan Menteri Luar Negeri Nomor 3 Tahun 2019 menyebutkan penggunaan bendera, lambang, atau atribut lain serta pengumandangan lagu kebangsaan Israel tidak diizinkan di Indonesia. Sebab, tak ada hubungan diplomatik di antara Indonesia dan Israel

Menanggapi hal itu, Presiden Jokowi mengaku belum dengar kabar tersebut. Kabar tersebut disebut belum sampai ke telinganya.

“Saya belum, saya belum dapat laporan,” dilansir dari Youtube Setpres Jokowi usai acara tanam padi bersama petani di Tuban, Jawa Timur, sebagaimana video, Kamis (6/4/2023).

“Saya belum dapat laporan,” tutupnya dengan tegas. (edw)

Exit mobile version