SauraNusantara.com – Politisi Gerindra Andre Rosiade sampaikan jika KOmisi VI DPR RI dua tahun terakhir pernah memberikan peringatan ke Pertamina untuk memberikan pemeliharaan intensif terhado Depo Pertamina.
Hal itu disampaikn Andre Rosiade ditengah ledakan Depo Pertamina Plumpang yang memakan korban jiwa.
Meskipun Depo Pertamina Plumpang pernah mendapatkan pengharagaan MOst Efficient Storage, namun ia sampaiakn jika Depo Pertamina sudah berusia tua hingga rentan mendapatkan terjadi resiko.
“Meskipun kita tahu Depo Pertamina Plumpang pernah mendapatkan penghargaan Most Efficient Storage, tapi kita juga harus memaklumi Depo Pertamina Plumpang ini sudah berusia tua ya, dibangun dan dioperasikan di tahun 1974 dan usianya juga sudah begitu tua. Tentu dengan usia yang cukup tua itu ada resiko-resiko yang terjadi,” tutur Andre melalui virtual meeting di Media Center, Dikutip SuaraNusantara di lama rems DPR RI, Jumat (10/3/2023).
Anggota Komisi VI DPR RI itu pun jelaskan permasalahan yang dialami Depo Pertamina Plumpang yakni berkaitan dengan buffer zone aygn tidak dapat dijaga dengan baik.
“Depo Pertamina Plumpang saat ini berlokasi sangat dekat dengan pemukiman penduduk yang padat. Meskipun jika ditelusuri secara sejarah, sebenarnya dari perencanaan tata kota di tahun 1971-1974, posisi Depo Pertamina Plumpang sudah berada di lokasi yang tepat. Selain itu, Pertamina juga memiliki sertifikat tanah di daerah buffer zone” ujar Andre
Dalam kasus itu, Andre menyayangkan pemerintah pusat dan pemerintah daerah lantaran belum mampu membantu Pertamina untuk menjaga Buffer Zone tersebut.(timred)
