SuaraNusantara.com – Rafael Alun Trisambodo mengundurkan diri dari ASN imbas kejadian penganiayaan yang dilakukan anaknya terhadap David, putra dari petinggi GP Ansor.
Sebelum mengundurkan diri dari jabatannya dan dari status ASN, Menteri Keuangan Sri Mulyani copot Rafael dari lingkungan pajak Jakarta Selatan II.
Pengunduran diri Rafael tersebut tertuang dalam surat terbukanya yang tersebar di media sosial pada Jumat 24 Februari 2024.
Selain itu, Rafael juga tegaskan jika dirinya akan menjalani proses klarifikasi mengenai Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).
Ayah Mario itu juga mengakui jika perbuatan anaknya tersebut telah merugikan banyak orang, sehingga ia sebut jika pihaknya akan mematuhi proses hukum yang berlaku atas kejadian yang dilakukan anaknya, Mario.
Berikut pernyataan lengkap Rafael yang beredar luas.
Melalui surat ini, saya Rafael Alun Trisambodo ingin menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh keluarga ananda David atas perbuatan yang telah dilakukan oleh anak saya dan terus mendoakan ananda David agar diberikan perlindungan dan pemulihan sampai kembali sehat. Saya menyadari bahwa perbuatan yang dilakukan oleh anak saya tidak benar dan telah merugikan banyak pihak.
Saya juga memohon maaf sebesar-besarnya kepada Keluarga Besar PBNU, GP Anshor Banser, dan kepada masyarakat Indonesia. Saya juga meminta maaf kepada seluruh pegawai Kementerian Keuangan, terutama rekan-rekan DJP yang sudah sangat dirugikan atas kejadian ini.
Bersama ini, saya Rafael Alun Trisambodo menyatakan pengunduran diri atas jabatan dan status saya sebagai Aparatur Sipil Negara Direktorat Jenderal Pajak mulai Jumat 24 Februari 2023. Saya akan mengikuti prosedur pengunduran diri di Direktorat Jenderal Pajak sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Saya tetap akan menjalani proses klarifikasi mengenai Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) dan mematuhi proses hukum yang berlaku atas kejadian yang dilakukan anak saya.
Demikian surat permohonan maaf ini saya buat sebagai bentuk penyesalan saya dan saya sangat mengharapkan pemberian maaf dari seluruh pihak yang terkait dengan kejadian ini, terima kasih.(timred)
