Suaranusantara.com – Beberapa hari terakhir ramai pemberitaan modus baru penipuan berkedok kurir jasa ekspedisi. Aksi penipuan jenis baru ini viral di media sosial. Dikabarkan penipuan ini dapat menguras isi rekening korban pengguna mobile banking (m-banking).
Informasi ini pertama kali diunggah oleh akun Instagram @evan_neri.tftt pada Rabu (30/11/2022). Dirinya menjelaskan setelah korban mengklik dan mengunduh file tautan sipelaku, selang beberapa waktu kemudian saldo di mobile banking korban ludes.
“Korban mengaku tidak pernah menjalankan atau membuka aplikasi apapun dan mengisi user Id maupun password pada situs lain,” tulis keterangan postingan.
Diduga Penipuan ini disebut dengan Sniffing, yakni melalui dokumen yang dikirimkan pelaku adalah exploit yang bekerja untuk mencuri data-data penting korban dan mampu mengakses mobile banking.
“Diduga file yang dikirimkan pelaku yang diunduh oleh korban tersebut adalah exploit yang berjalan dilatar belakang untuk mengambil data korban (seperti aplikasi perbankan yang dibuka oleh korban lalu mengintip user ID dan password), atau istilah dalam dunia hacking disebut SNIFFING,” tutup keterangan postingan.
Sementara itu, Pihak J&T Express melalui akun Instagram resminya menghimbau masyarakat untuk waspada dan berhati-hati dengan oknum yang mengatas namakan J&T Express.
“Sprinter J&T Express tidak pernah meminta J&T Friends untuk mengunduh aplikasi melalui Whatsapp atau chat. Aplikasi resmi kami hanya ada di App Store dan Play Store dengan nama pencarian ‘J&T Express’, kemudian kami juga meminta agar masyarakat selalu berhati-hati dengan modus aktivasi nomor resi/ cetak resi melalui transfer m-banking ataupun virtual account. J&T Express juga tidak pernah menagihkan biaya tambahan saat proses pengiriman berlangsung, jika J&T Friends berada di situasi tersebut dan merasa ragu, kamu dapat segera menghubungi call center J&T Express di 021-8066-1888.” dikutip Senin (5/12/2022).(ADT)
