Penunjukan Laksamana TNI Yudo Margono sebagai Calon Tuggal Panglima TNI Diniali Agar Tak Ada Polemik Supermasi

Puan Maharani terima baret dari TNI Angkatan Laut

SuaraNusantara.com – Penunjukan Laksamana TNI Yudo Margono sebagai calon tunggal Panglima TNI dinilai sudah tepat karena memenuhi prinsip keterwakilan matra TNI secara bergilir.

Ketepatan penunujukan Laksamana TNI Yudo Margono tersebut untuk menghindari munculnya polemik adanya supermasi. hal itu disampaikan langsung oleh Anggota Komisi I DPR RI Bobby Adityo Rizaldi.

Menurutnya jika kualitas semua kepala staf di TNI sama, ia sebut dari perideo pertama Jokowi belum ada panglima dari matra laut , sehingga katanya dengan ditunjuknya Yudo Margono sudah tepat.

Bobby Adityo Rizaldi membeberkan proses uji kelayakan, ia menyebut yang akan digali adalah tentang konsep sinergitas peningkatan profesionalitas TNI dengan keterbatasan anggaran dari Kementerian Pertahanan, dan juga tantangan pengembangan postur dan organisasi TNI.

“Karena ini fit and proper test, bukan assesment test karena kualifikasi panglima adalah pernah menjadi kepala staf, sehingga memenuhi syarat,” ujarnya pula.

Bobby berharap agar nantinya TNI dibawah kepemimpianan Laksamana TNI Yudo Margono mampu mendukung misi dan visi Presiden Jokowi sehingga Indonesia menjadi poros maritim dunia dalam waktu yang tidak terlalu lama lagi.

“Dan tetap menjadikan TNI sebagai institusi yang dipercaya dan dicintai masyarakat Indonesia,” Imbuhnya

Sebelumnya menteri Serkataris Negara sembangi DPR RI untuk menyerahkan surat presiden (Surpres) terkait penunjukan langsung Lakasmana Yudo Margono sebagai pengganti Jenderal Andhika Perkasa yang akan memasuki masa pensiun. (ifn)

Exit mobile version