SuaraNusantaa.com – Presiden Jokowi membuka secara resmi peretemuan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 yang berlangsung hari ini 15 hingga 16 November 2022.
Dalam sambutanya, Jokowi menyampaikan dihadapan kelapa negara yang hadir agar dunia menghentikan perang.
Pesan Jokowi untuk menghentikan perang itu agar menghindari krisis yang lebih parah
”Bertanggung jawab berarti kita harus mengakhiri perang” kata Jokowi saat membuka KTT G20 di Nisa Dua, Bali, Selasa (15/11/22)
Jokowi juga menyampaikan jika dunia sedang menghadapi tantangan yang luar biasa, ia juga menyinggung pandemi covid-19
“Dunia sedang menghadapi tantangan luar biasa. Krisis demi krisis terjadi. Pandemi Covid-19 belum selesai, rivalitas semakin tajam, hingga serangan terjadi,” katanya.
Lebih lanjut kata Jokowi, jika tidak dilakukan langkah agar ketersediaan (pangan) cukup dan harga yang terjangkau, Presiden ke 7 RI sebut 2023 akan menjadi tahun yang lebih suram
Dalam pertemuan itu juga Jokowi tak luput ucapan terimakasih dan apresiasi ke 17 kepala yang menghadiri G20 Bali ditengah krisis yang meluas
Jokowi juga tegaskan KTT G20 yang berlangsung di Bali itu harus menghasilkan sesuatu yang kongkrit baik pemulihsn ekonomi global pasca pandemi covid-19 dan di tengah konflik Rusia-Ukraina yang belum ada tanda akan berakhir.
“Saya paham perlu upaya luar biasa bagi kita dapat duduk bersama di ruangan ini,” ucap Jokowi.
“Buat saya, KTT G20 ini harus berhasil. Tidak boleh gagal. Sebagai Presiden G20, Indonesia telah berupaya semaksimal mungkin untuk menjembatani perbedaan yang sangat dalam dan hebat.” tutupnya (ifn)
