Peringati Hari Kesehatan Jiwa Sedunia, Mensos : “Mari bersama-sama selesaikan, jangan dihakimi, karena kita sama-sama makhluk Tuhan”

Suaranusantara.com – Dalam memperingati Hari Kesehatan Jiwa Sedunia (HKJS), Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia mengampanyekan isu, tantangan, dan solusi penanganan kesehatan jiwa untuk meningkatkan pemahaman serta kesadaran masyarakat.

“Mari bersama-sama selesaikan, jangan dihakimi, karena kita sama-sama makhluk Tuhan. Bebaskan dari pengurungan, pasung, pengucilan kepada saudara-saudara kita yang memiliki gangguan kejiwaan,” kata Menteri Sosial Tri Rismaharini di Sentra Terpadu Pangudi Luhur, (6/10)

Risma meminta segenap daerah di Indonesia turut berkontribusi memberikan pemahaman kepada masyarakat seputar penanganan bagi warga yang memiliki gangguan kesehatan jiwa.

“Jadi, saya berharap seluruh kepala daerah memberikan atensi khusus terhadap gangguan kesehatan jiwa. Penanganan secara optimal akan mampu menekan masalah kesehatan jiwa,” katanya.

Selain peran pemerintah daerah, Risma juga menambahkan keterangan terkait isu seputar penyandang disabilitas mental atau psikososial meliputi stigmatisasi, ketelantaran, pasung, rehabilitasi medis dan sosial, ketersediaan obat, dan aksesibilitas juga menjadi sorotan pada agenda peringatan HKJS tahun ini.

Dalam kesempatan ini Risma menyempatkan diri menyapa dan berkomunikasi dengan warga disabilitas mental dan pendamping keluarga yang terhubung secara langsung dengan kegiatan tersebut.(ADT)

Exit mobile version