
Medan – SuaraNusantara
Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan dr Sofyan Tan seakan dibawa ke masa lalunya untuk berdiri di hadapan siswa di dalam kelas dan mengajar. Tidak ada rasa canggung saat dirinya berbagi ilmu di hadapan siswa Kelas XII SMK Taman Siswa Kecamatan Galang, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara.
Hanya saja materi pelajaran yang diajarkan Sofyan Tan kali ini jauh berbeda saat dirinya puluhan tahun lalu berprofesi sebagai guru Biologi. Kali ini materi pendidikan politik dan motivasi ke siswa yang disampaikannya.
“Saya berkunjung ke Sekolah Perguruan Taman Siswa untuk memberikan pendidikan politik kepada para siswa siswi bahwa tidak selamanya politik itu Kotor dan berimage Negatif di Masyarakat” Hal itu dikatakan Sofyan Tan di hadapan Murid Taman Siswa, Deli Serdang, Sumatera Utara (9/3/2018).
Politisi PDIP menceritakan pengalaman pribadinya saat terjun ke dunia politik dan akhirnya menjadi anggota DPR RI. Saat menjadi Anggota DPR RI dirinya hampir mau mundur saat 3 bulan pertama karena banyak yang tidak sesuai dengan hati nuraninya. Namun akhirnya Sofyan Tan menemukan sebuah jawaban dan ditunjukkan langkah bahwa dengan menjadi DPR RI banyak hal positif yang bisa dilakukannya.
“Penyaluran beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) melalui Komisi X DPR RI saya berhasil membuat kebijakan untuk menyalurkan PIP kepada 17 juta anak Indonesia. Khusus untuk di Sumut, yakni Medan, Deli Serdang, Serdang Bedagai, Tebing Tinggi, saya berhasil menyalurkan 81ribu beasiswa PIP. Beberapa diantaranya telah diterima murid di Taman Siswa Galang. Bayangkan kalau saya mundur saat itu, mungkin nggak ada anggota DPR yang kemari untuk memberikan PIP” ungkapnya.
Selain mengenai Pendidikan Politik Anggota Komisi X DPR RI itu juga menjelaskan bahwa kedatangannya juga ingin melihat secara langsung kondisi sekolah yang sudah berdiri sejak tahun 1925. Sekolah yang sudah tua, yang merupakan salah satu pelopor pendidikan di Sumut. Karena itu jangan anti untuk berpolitik, Sebab politik dalam arti positif bisa menjadi ikhtiar atau upaya dalam mempengaruhi kebijakan yang berpihak ke rakyat.
” Semua siswa yang bersekolah saat ini jangan malu untuk bercita-cita menjadi politisi dan anggota DPR. Sebab dengan jalan itu sangat memungkinkan untuk membantu sekolah dan siswa tempatnya dulu belajar serta sekolah-sekolah serta siswa-siswa lain di Indonesia” tutupnya. (Rokhim)