Dulu Bilang Dimodali, Sekarang Difasilitasi, Netizen Ledek Sandiaga

Foto: Imgrum

Foto: Imgrum

Jakarta-SuaraNusantara

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menegaskan Pemrov DKI Jakarta akan memfasilitasi warga DKI untuk kerja sama dengan lembaga pembiayaan, perbankan, lembaga keuangan mikro, lembaga keuangan syariah, yang berkompetensi untuk memberikan pinjaman dalam permodalan.

Kepastian itu ditegaskannya di Lapangan Banteng, Minggu (17/12/2017) kemarin. Dengan begitu, musnah sudah harapan warga DKI dapat modal usaha cuma-cuma dari program OK OCE seperti yang dijanjikan dulu saat kampanye.

Pernyataan Sandi ini menuai kecaman dari netizen. Berikut sebagian dari komentar mereka:

“Alasannya begitu amat bang, dikira pada nggak punya hp ama TV kali ya. Kalau spanduk bisa ngeles, video gimana?? Banyak lho vide­onya pak Wagub ngomongin ok oc,” semprot akun @AriefMiftah10.

“Ooh ternyata bibirnya ada lip balm, pantes ngomongnya banyak yang lips service, OK OC ‘kami sama sekali tdk pernah menjanjikan dana’,” ledek akun @PinontoanFreddy.

“Dulu janjinya dimo­dalin, dicarikan tempat usaha bahkan dicarikan pembelinya (dimisalkan tukang jahit). Sekarang bilang enggak. Masa baru 3 bulan udah amensia,” cuit akun @Rusman_Sumbayak.

“Belum setahun antara janji (kam­panye) dgn pelaksanaan/kenyataan ternyata bohong, harapan apa yg tersisa 5 tahun kedepan ???” ujar akun @Andremanico

“Lha baliho waktu kampanye kan ditulis: dimodalin. Apa artinya dimodalin yah.. monggo diterjemahkan pal­ing banyak 300 juta. Yah terserahlah kalau mau ngeles. Up to you. Kamu kan berkuasa,siapa yg berani salah­kan,” kesal akun @yudiwijaya.

“Yaelah pak pekerjaan saya juga membantu akses masyarakat kecil buat bisa minjem ke bank.. Itu mah semua bisa pak. Kerja bapak apa??? *kesel gue,” kata akun @cheistineruth. “Betul Mbak…. membantu Akses dan memfasili­tasi warga terlatih pinjam modal ke Bank memang udah program-nya LSM/Organisasi Kemanusiaan dari dulu.. Lalu apa KEISTIMEWAAN-nya OK-OCE…??,” timpal akun @ Jhon_Nelwan.

Sandiaga sendiri membantah pernah menjanjikan akan memberi modal. Menurutnya ada salah persepsi dari masyarakat soal modal OK OCE.

“Kita nggak menjanjikan memberikan modal. Namun jika membutuhkan modal silakan ke kecamatan dan itu difasilitasi. Ada Bank DKI dan be­berapa bank yang bisa membantu,” ujar Sandi.

Penulis: Askur

Exit mobile version