Gempa Tasikmalaya Getarannya Terasa Sampai Jakarta

Pasien RSUD Banyumas dievakuasi dari gedung yang mengalami kerusakan akibat gempa yang terjadi Jumat (16/12/2017). (Foto: Dok RSUD Banyumas)

Jakarta-SuaraNusantara

Situs web Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa yang terjadi pada Jumat (15/12/2017), bermagnitudo 6,3 dan berpusat di 7,75 derajat Lintang Selatan dan 108,11 derajat Bujur Timur atau 11 km dari arah yang sama dari Kabupaten Tasikmalaya. Pusat gempa berada di kedalaman 107 km.

Gempa yang mengguncang kawasan Tasikmalaya, Jawa Barat, sebanyak 2 kali kemarin malam ini terasa hingga Bogor, Depok dan Jakarta, terutama Jakarta Selatan.

Akibat gempa tersebut, beberapa bangunan mengalami kerusakan, dan dua orang tewas. Korban tewas bernama Hj Dede Lutfi (60), warga Dusun Desa, Rt 04 RW 02, Desa Gunungsari, Kecamatan Sadananya, Ciamis. Saat kejadian, korban sedang tidur pulas bersama kedua anaknya.

“Kondisinya tidak tertolong, korban meninggal pukul 00.30 tadi. Dua lainnya luka-luka,” ujar Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Ciamis, Ani Supiani, Sabtu (16/12/2107) dini hari.

Korban tewas lainnya warga Garut bernama Kusnadi warga Desa Cihuni, Kecamatan Pangatikan, Garut. Ayah tiga anak berusia enam puluh tahun ini kaget saat gempa terjadi malam tadi, sehingga terkena serangan jantung dan akhirnya meninggal.

Jenazah Kusnadi kini disemayamkan di rumah duka di Kampung Cihuni, RT 02/RW 04, Desa Cihuni, Kecamatan Pangatikan. “Rencananya akan dimakamkan siang ini,” ujar Kades Cihuni, Lukmanul Hakim.

Sedangkan beberapa bangunan yang rusak, antara lain Kantor Bupati Tasikmalaya. Bagian atap lantai empat bangunan tersebut ambrol dan bagian lantai dan dinding rusak akibat gempa berkekuatan 6,9 skala richter itu.

Kerusakan akibat gempa Tasikmalaya juga terjadi di belahan wilayah lain, antara lain di Banyumas, Jawa Tengah.  Bagian gedung RSUD Banyumas, yaitu Instalasi Gawat Darurat (IGD) tiga lantai, ruang ICU, laboratorium, dan Gedung Pusat Thalasemia, mengalami kerusakan. Selain kerusakan gedung, juga terjadi kebocoran instalasi pipa gas oksigen yang berimbas pada seluruh ruangan.

Akibatnya, pihak RSUD terpaksa mengevakuasi sekitar 70 pasien dari ruang rawat inap. Para pasien ini ditampung dalam tenda Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyumas.

Penulis: Yon/Hamidah

 

 

 

 

 

Exit mobile version