
Jakarta-SuaraNusantara
Bagaimana rasanya yoga ditemani kambing-kambing? Yang jelas Anda jadi lebih banyak tersenyum dan lebih rileks.
Peserta yoga mengisahkan, kambing-kambing yang menenami mereka ber-yoga ria membantu mereka jadi merasa lebih rileks. Tampak seekor kambing naik ke punggung peserta yoga saat melakukan gaya yoga bertelungkup, termasuk menaiki pungung instruktur yoga Janine Bibeau, dari klub yoga Peace, Love and Applesauce.
Sementara kambing-kambing kecil lainnya hanya berkeliaran di sekitar peserta. Namun ada juga kambing yang mencium-cium wajah peserta. Uniknya, ada juga kambing yang sepertinya bisa meniru gerakan peserta. Hal tersebut menimbulkan kegembiraan tersendiri bagi yang melihatnya.
Saat kambing menaiki punggung, peserta mengaku mendapatkan efek pijatan lembut yang menyenangkan karena membuat perasaan rileks. Bahkan sekadar melihat kambing bermain di sekeliling mereka pun, sudah menimbulkan perasaan damai dan gembira di hati peserta.
Kambing-kambing yang ikut yoga masih berusia muda. Mereka kecil dan imut. Pemilik peternakan yang menyediakan layanan yoga dengan kambing di Nottingham, New Hampshire ini bernama Peter Corriveau. Letak peternakan dan perkebunannya sekitar 100 kilometer di utara Boston.
Konsep yoga dengan ditemani kambing ini mulai meroket sejak dipraktekkan oleh beberapa pemilik peternakan, misalnya peternakan “No Regrets” di Albany, Oregon, Amerika Serikat, yang dikelola Lainey Morse. Kini yoga kambing menyebar ke wilayah lain, seperti ke peternakan Jenness Farm di Nottingham, New Hampshire.
Peternakan di New Hampshire ini punya puluhan kambing. Bisnis lain dari peternakan ini di antaranya sabun dari susu kambing. Ada juga krim pelembab dan deodoran. Dari hari ke hari, semakin banyak orang mendaftarkan diri sebagai peserta yoga bersama kambing di sini. Setiap peserta ditarik bayaran sebesar 22 dollar AS.
Seperti juga kelas yoga di lain tempat, kelas yoga bersama kambing juga mengenal beberapa tingkatan, namun setiap tingkatnya tetap bertujuan untuk meningkatkan kesehatan tubuh dan pikiran.
Setiap kelas dimulai dengan latihan pernapasan dan meditasi. Nafas dan gerakan berpadu dengan meregangkan otot dan merilekskan pikiran dan tubuh. Lalu kelas yoga kembali diakhiri dengan meditasi relaksasi. Fasilitator menjanjikan, peserta jadi banyak tersenyum dan akan merasa lebih baik daripada sebelum bergabung dengan kelas yoga ini.
Dalam sesi penutupan latihan yoga, biasanya ritme latihan jadi lebih ringan dan santai. Kambingpun ikut santai.
Penulis: yon/dw/ap/hp