
Jakarta-SuaraNusantara
Aksi Cepat Tanggap (ACT) mengirim 1.000 ton bantuan beras untuk warga Somalia, Afrika, yang terancam kelaparan. Sekitar 12.000 karung beras dimasukkan ke dalam 40 kontainer dan diberangkatkan menuju Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya untuk kemudian dikapalkan ke Somalia.
Proses muat beras ke dalam-karung-karung beras oleh ratusan pekerja di gudang-gudang penggilingan beras di Kecamatan Cepu Kabupaten Blora, hingga di Kabupaten Bojonegoro, sudah dimulai sejak Minggu (23/4/2017) pekan lalu, dan sesuai dengan jadwal perjalanan kapal menuju Somalia, Sabtu (29/4/2017), 1.000 ton beras itu sudah dikirim.
Untuk menjaga kualitas beras, supaya ruang di kontainer tidak terlalu lembap dan pengap, penataan beras ada aturannya. sembilan karung beras ditata memanjang, tujuh karung beras ditata melebar, dan 15 karung beras ditumpuk ke atas.
“Program ini berkaitan dengan situasi kelaparan yang berhitung dengan waktu, sementara proses edukasi dan penggalangan masih simultan berjalan. ACT menyiapkan skenario percepatan,” ujar Presiden ACT, Ahyudin, dalam rilisnya, beberapa saat lalu.
Menurut Ahyudin, Kapal Kemanusiaan yang memuat bantuan beras untuk Somalia adalah ikhtiar meluaskan partisipasi. “Kalau yang kecil saja rela menyumbang makanan yang mereka santap, tentu yang lebih mampu, bersedia berkontribusi lebih besar mendukung terwujudnya kedaulatan pangan negeri ini,” terang Ahyudin.
Penulis: Yon