
Jakarta-SuaraNusantara
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menilai, Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Pertama Indian Ocean Rim Association (IORA) yang berakhir Selasa (7/3/2017) sore, berlangsung dengan lancar, produktif, dan konstruktif.
“Para pemimpin menyambut baik penyelenggaraan KTT IORA yang baru pertama kalinya diadakan,” kata Jokowi dalam konferensi pers bersama Presiden Afrika Selatan Jacob Zuma dan Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull, di JCC Jakarta, Selasa (7/3/2017) sore.
Selain untuk memperingati 20 tahun berdirinya IORA, menurut Jokowi, penyelengaraan KTT ini merupakan satu langkah strategis dan progresif para pemimpin IORA untuk mendorong agar IORA mampu bergerak lebih cepat, mampu menghadapi situasi masa kini, dan mampu menghadapi tantangan masa depan.
“Semua pemimpin menyadari tantangan yang dihadapi saat ini. Semua pemimpin menyadari mengenai potensi yang dimiliki oleh negara-negara IORA. Semua pemimpin IORA juga menyadari pentingnya untuk menjaga Samudera Hindia, Samudera yang mempersatukan negara anggota-anggota IORA,” tegas Jokowi.
“Satu hal yang paling utama yang menjadi keinginan semua pemimpin IORA adalah menciptakan Samudera Hindia sebagai kawasan yang aman dan damai,” sambung Jokowi.
KTT kali ini menghasilkan Jakarta Concord, yang di dalamnya meneguhkan komitmen memajukan keamanan dan keselamatan maritim, meningkatkan kerja sama perdagangan dan investasi, memajukan pengembangan dan pengelolaan perikanan yang berkesinambungan dan bertanggung jawab, memperkuat pengelolaan risiko bencana, memperkuat kerja sama akademis dan ilmu pengetahuan, serta memajukan kerja sama di bidang pariwisata dan kebudayaan.
Selain 6 kerja sama tersebut, para pemimpin IORA juga mendorong IORA untuk memperkokoh kerja sama 3 isu lainnya, yaitu Blue economy; Woman Empowerement; dan demokrasi tata pemerintah yang baik, pemberantasan korupsi, serta Hak Asasi Manusia.
Penulis: Yon