Ada 4 Dokumen yang Hari Ini Dibahas di KTT IORA

KTT IORA (Foto: Net)

Jakarta-SuaraNusantara

Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Indian Ocean Rim Association (IORA) yang dihadiri  16 pemimpin negara dan tujuh utusan setingkat menteri, digelar mulai 5 hingga 7 Maret di Jakarta  menghasilkan empat dokumen. KTT ini akan menghasilkan empat dokumen yang menjadi kesepakatan bersama.

“Keempat dokumen tersebut akan ditandatangani oleh para pejabat setingkat Kepala Negara untuk mendorong kawasan Samudera Hindia menjadi damai, stabil dan sejahtera,” ujar Direktur Informasi dan Media Kementerian Luar Negeri, Siti Sofia Sudarma dalam keterangan tertulisnya, Senin (6/3/2017).

Menurut Siti, keempat dokumen yang dihasilkan itu meliputi IORA Concord, IORA Action Plan, IORA Declaration on Preventing and Countering Terrorism and Violent Extremism dan yang terakhir Joint Declaration of the IORA Business Community to Build Partnerships for a Sustainable and Equitable Economic Growth.

IORA Concord atau Jakarta Concord merupakan dokumen strategis yang berisi visi dan norma kerja sama IORA ke depannya untuk memperkuat arsitektur regional dalam menghadapi tantangan masa depan.

IORA Action Plan memuat aksi implementasi dari Jakarta Concord dan memperkuat implementasi komitmen área prioritas dan lintas sektoral.

IORA Declaration on Preventing and Countering Terrorism and Violent Etremism merupakan dokumen yang menyepakati bersama negara-negara anggota IORA mengenai pentingnya memerangi terrorism dan kekerasan ektrimis.

Sedangkan Joint Declaration of the IORA Business Community to Build Partnerships for a Suistanable Economic Growth memperkuat kerjasama dan kemitraan untuk perluasan dan diversikasi perdagangan dan investasi, dengan UKM sebagai fokusnya.

Sebelumnya, sambung Siti, keempat dokumen itu sudah dibahas pada pertemuan tingkat pejabat tinggi pada hari Minggu (5/3/2017) kemarin dan sudah mendapatkan dukungan dari 21 negara anggota IORA dan 7 mitra dialog.

Dijelaskan Siti bahwa secara berjenjang keempat dokumen akan didiskusikan pada level menteri pada hari Senin (5/3/2017) ini. Setelah tingkat Menteri, nanti disahkan pada tingkatan kepala negara atau perdana menteri pada Selasa  (7/3/2017) besok.

Penulis: Yon

 

 

 

Exit mobile version