Warga Kembali Segel STIE Pembda Nias

Foto: FB/Victor Zendrato
Foto: FB/Victor Zendrato

Gunungsitoli – SuaraNusantara

Situasi   Kampus   STIE   Pembangunan   Nasional,   Kota   Gunungsitoli,   Selasa (22/11/2016)   kemarin,   sempat   mengalami   ketegangan,   menyusul   penanaman pohon pisang dan penyegelan pintu masuk yang dilakukan sekelompok warga diarea kampus tersebut.

Akibat peristiwa ini, aktifitas perkuliahan pun terganggu. Sempat   terjadi   adu   mulut   antara   security   kampus   dengan   warga   sebelum penyegelan terjadi. Namun karena kalah jumlah,  security   terpaksa   membiarkan aksi warga berlanjut.

Peristiwa   penyegelan   seperti   ini   sudah   beberapa   kali   terjadi   di   Kampus   STIE Pembangunan Nasional. Pada bulan Mei silam, warga juga melakukan penyegelan sekitar 1 minggu lamanya, dengan cara meletakkan sejumlah batang pohon pisang, karet, dan kelapa di halaman kampus. Ketika   itu,   Wakil   Bupati   Nias   Arosokhi   Waruwu   berjanji   akan   menuntaskan masalah   tersebut   bersama   pihak   yayasan.   “Kita   janji   semua   masalah   ini   akan selesai sesegera mungkin,” ujarnya.

Persengketaan   antara   masyarakat   dengan   pihak  Yapertis   Nias   selaku   pengelola STIE   Pembangunan   Nasional   bermula   dari   persoalan   sengketa   lahan   yang dijadikan  sebagai  lokasi   berdirinya  kampus.   Persoalan  yang sudah   berlangsung sejak lama ini tidak kunjung selesai hingga merugikan mahasiswa. Pihak mahasiswa telah berupaya melakukan audiensi terhadap Yayasan Perguruan Tinggi Swasta Nias (Yapertis Nias) selaku pengelola STIE Pembangunan Nasional, namun pihak yayasan   seakan   tutup   mata   melihat   kondisi  yang   terjadi.  Bahkan pemerintah daerah dan  DPRD terkesan kurang serius membantu menyelesaikan permasalahan ini. (Fajar)

Exit mobile version