Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Pendidikan

173 Pemuda dari 39 Negara Belajar Budaya di Bali

Suara Nusantara by Suara Nusantara
12 October 2016
in Pendidikan
Reading Time: 2 mins read
A A
Suasana International Youth Forum (Foto: Dok. Panitia)

Suasana International Youth Forum (Foto: Dok. Panitia)

1
SHARES
9
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
Suasana International Youth Forum (Foto: Dok. Panitia)
Suasana International Youth Forum (Foto: Dok. Panitia)

Denpasar-SuaraNusantara

Ada yang berbeda dalam perhelatan akbar World Culture Forum (WCF) 2016 dibanding penyelenggaraannya yang pertama kali pada tahun 2013 lalu. Dalam rangkaian kegiatan WCF 2016, diselenggarakan pula forum internasional khusus generasi muda, yaitu International Youth Forum. Menariknya lagi, ratusan peserta International Youth Forum tersebut tinggal di rumah penduduk dan bersosialisasi langsung dengan lingkungan budaya Indonesia, di empat desa di Bali.

Sebanyak 173 pemuda yang berasal dari 39 negara turut berpartisipasi dalam International Youth Forum (IYF) 2016.  Mereka  tinggal di empat desa adat di Bali, yaitu Desa Bedulu, Desa Tenganan, Desan Bongan, dan Desa Panglipuran, dari tanggal 9 s/d 14 Oktober 2016. Melalui sistem home stay seperti itu, seluruh peserta IYF 2016 diharapkan bisa mendapatkan pengalaman baru terkait budaya Bali, dan ikut berkontribusi dalam berbagai diskusi untuk kehidupan dunia yang lebih baik.

BACAJUGA

Menggali Dampak Privilege: Kunci Kesuksesan atau Hanya Mitos?

Berkah dan Petualangan, Destinasi Liburan di Bulan Ramadan yang Wajib di Kunjungi

Tema yang diangkat dalam IYF 2016 adalah “Budaya Pemuda untuk Transformasi Sosial dan Kesetaraan”. Kegiatan IYF 2016 akan dibagi menjadi empat isu utama, yaitu: (1) Pemuda dan Interaksi Baru dengan Masyarakat; (2) Pemuda dan Cara Baru Kepemilikan; (3) Aktivisme: Mendekonstruksi Pemuda sebagai Ancaman; dan (4) Pemuda dan Masalah Ketidaksetaraan Sosio-Ekonomi.

International Youth Forum (IYF) 2016 dibuka secara resmi oleh Direktur Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Hilmar Farid, di Balai Banjar Pura Samuan Tiga, Desa Bedulu, Gianyar, Bali, Minggu (9/10/2016). Dalam sambutannya, Hilmar berharap para peserta dapat mengambil banyak pengalaman dari acara ini.

“Bali memiliki budaya yang sangat kaya. Kebudayaan tidak bisa dipisahkan dalam setiap elemen kehidupan. Nanti kalian bisa melihat anak-anak berumur 3-4 tahun menari, menganyam, dan lain sebagainya dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Hilmar.

Melalui IYF 2016, para peserta diharapkan dapat menambah pengetahuan dan kemampuan dalam menghadapi permasalahan di dunia melalui jalur kebudayaan. “Banyak hal akan kalian dapatkan di sini. Tentunya akan menambah pengetahuan kalian tentang kebudayaan Indonesia, khususnya Bali,” kata Hilmar.

Direktur Warisan Diplomasi Budaya, Nadjamudin Ramly mengatakan, IYF merupakan wadah bagi para generasi muda untuk dapat lebih berperan aktif dalam perkembangan dunia dengan cara yang kreatif dan inovatif. “Kita bangun budaya dari Gianyar untuk alam semesta ini,” ujarnya.

IYF merupakan rangkaian dari kegiatan World Culture Forum 2016, dan menjadi wadah diskusi seluruh generasi muda dari berbagai belahan dunia. Kegiatan World Culture Forum (WCF) 2016 sendiri  berlangsung di Bali, pada 10 s/d 14 Oktober 2016. Puluhan narasumber dari berbagai negara menjadi pembicara dalam simposium internasional di WCF 2016.

Ajang Promosi Budaya
Pimpinan Rumah Topeng dan Wayang Setia Dharma (RTWSD), Julian Kemal Pasya mengatakan, melalui WCF 2016, Indonesia bisa lebih memperkenakan kekayaan budaya.

“Dengan adanya WCF 2016 ini untuk memperkenalkan budaya kita. Jadi, di Indonesia apa saja budayanya, ini lho yang kita perkenalkan kepada mereka,” kata dia.

RTWSD dibangun oleh pengusaha industri Hadi Sunyoto yang amat peduli dengan kesenian dan kebudayaan. Tak hanya budaya topeng dan wayang Indonesia, RTWSD pun menampikan koleksi dari berbagai penjuru dunia seperti Eropa dan Rusia.

Sebanyak 5.500 wayang dan topeng telah dihimpun RTWSD sejak 1995. Namun, karena keterbatasan tempat di RTWSD hanya dipamerkan kurang lebih 1.500 topeng dan wayang.

“Sejak tahun 1995, kita mulai mencari dari pinggir Indonesia, Asia, hampir seluruh dunia. Yang tertua ada, mungkin sampai 500 tahun usianya. Itu biasanya didapat dari makam, semacam topeng tembaga. Ada lagi yang dari kayu, dari Kalimantan dan itu punya nilai magis tinggi,” bebernya.

Dalam RTWSD terdapat bermacam galeri, salah satunya galeri yang berisi barong-barong yang dikoleksi beragam. Beberapa di antaranya, barong Bali, Jawa, hingga Tiongkok. Selain menyaksikan ragam topeng dan barong, peserta WCF mempelajari kebudayaan serta menikmati pertunjukan seni musik dan tari.

Dalam gelaran WCF 2016 kali ini,  RTWSD yang berlokasi di Jalan Tegal Bingin (Mas, Ubud) Banjar Tengkulak Tengah, Desa Kemenuh, Sukawati, Gianyar, Bali, menjadi salah satu “tempat wajib” yang dikunjungi para peserta dan turis umum.

Selama berkunjung ke RTWSD, para peserta dan turis disajikan pertunjukan seni yang berasal dari beragam daerah di Indonesia, seperti Papua dan Bali. Para tamu pun dibuat terpesona dengan kekayaan seni budaya Indonesia. RTWSD dianggap mewakili seluruh keragaman budaya dan kesenian Indonesia. (eka)

Author

  • Suara Nusantara
    Suara Nusantara

    View all posts

ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Jamaluddin (kiri) menyerahkan piagam penghargaan kepada PJ Wali Kota Tangerang Dr. Nurdin atas dedikasinya mendukung program pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini
Pendidikan

Dinas Pendidikan Kota Tangerang Hadirkan Gurayud untuk Ciptakan Pembelajaran Menyenangkan bagi Pendidikan Anak Usia Dini

by Suara Nusantara
1 March 2024

Suaranusantara.com - Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-31...

Isra Miraj 2024 (ist)
Pendidikan

Sejarah Isra Miraj: Perjalanan Spiritual Nabi Muhammad SAW

by Sari
30 January 2024

SuaraNusantara.com-Peringatan Isra Miraj tidak lama lagi akan diselenggarakan. Berdasarkan...

Pesantren Ramadhan Ajang Tempa Akhlak Siswa

11.340 Pelajar di Pandeglang Banten Putus Sekolah

25 January 2024
Direktur PPIM UIN Jakarta, Didin Syafruddin (ketiga dari kiri) bersama perwakilan Kedubes Balanda dan KLHK memukul gong tanda diluncurkannya proyek REACT. (istimewa)

PPIM Dorong Pengaruh Agama dalam Menangkal Krisis Iklim

23 January 2024
Surat Suara Pilpres 2024

Rektor Unimed Ajak Warga Kampus Jaga Netralitas di Pemilu 2024

18 January 2024
Ilustrasi wisuda (Dok iStock)

Beragam Jenis Beasiswa LPDP Tersedia di Awal Tahun 2024: Reguler, Prioritas, dan Parsial, Begini Perbedannya!

17 January 2024

POPULER MINGGU INI

No Content Available

TOPIK: PEMILU 2024

Rekapitulasi Perhitungan Suara KPU Lebak, Prabowo – Gibran Menang di Semua Kecamatan

Gerakan Rakyat Banten Dukung DPR Pakai Hak Angket Usut Dugaan Kecurangan Pemilu

Real Count KPU Pileg DPRD Banten 32,44% : Gerindra 12,59%, PDIP 12,12%

Jokowi: Jangan Teriak Curang, Ada Mekanisme ke Bawaslu dan MK

Kelelahan, 9 Anggota KPPS dan Panwas Pemilu di Lebak Dirawat

PILIHAN EDITOR

Viral Modus Kecurangan Pemilu, PSI Gunakan Suara Tidak Sah Menjadi Suara Sah di Banten!

Hadiri Kampanye Akbar di Bandung, Megawati Ingatkan TNI Polri Netral pada Pemilu 2024

Ribuan Kader PDIP Hadiri Kampanye Akbar Ganjar di Sidoarjo, Begini Kata Said Abduallah

Adanya Dugaan Skenario Hitam Untuk Jegal Prabowo-Gibran, TKN: Elektabilitas 02 Buat Sebagian Orang Frustasi

Debat Capres 2024, Anies Baswedan: Anggaran Pertahanan Rp 700 Triliun Tak Efektif

BERITA TERKINI

Ilustrasi beras (freepik)
Lifestyle

Harga Beras Melonjak, Inilah Pilihan Pengganti Nasi yang Terjangkau

by Feri Spt
5 March 2024

Suaranusantara.com - Harga beras yang semakin melambung tinggi belakangan ini membuat sebagian besar masyarakat merasa khawatir. Namun, jangan...

Partai Solidaritas Indonesia (PSI)

Suara PSI yang Tiba-Tiba Naik Disorot Media Asing

5 March 2024
Galaxy S24 Ultra vs iPhone 15 Pro Max, Yuk Cek Mana Lebih Unggul

Galaxy S24 Ultra vs iPhone 15 Pro Max, Yuk Cek Mana Lebih Unggul

5 March 2024
Kisah Tragis Turis Perempuan Diperkosa di India saat Berpetualang dengan Sepeda Motor bareng suaminya

Kisah Tragis Turis Perempuan Diperkosa di India saat Berpetualang dengan Sepeda Motor bareng suaminya

5 March 2024
5 Sosok Penguasa Tambang Batu Bara yang terkaya di Indonesia,

5 Sosok Penguasa Tambang Batu Bara yang terkaya di Indonesia,

5 March 2024
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

    Digital Solutions by Tjuanmuda

No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

© 2022 SuaraNusantara.com

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In