Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Uncategorized

Martinus Lase, Tak Henti Membangun Gunungsitoli

Suara Nusantara by Suara Nusantara
1 August 2015
in Uncategorized
Reading Time: 3 mins read
A A
Drs Martinus Lase, MSP | Foto: Litbang IndoNias

Drs Martinus Lase, MSP | Foto: Litbang IndoNias

1
SHARES
9
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
Drs Martinus Lase, MSP | Foto: Litbang IndoNias
Drs Martinus Lase, MSP | Foto: Litbang IndoNias

Sejak diresmikan oleh Menteri Dalam Negeri Mardiyanto pada tanggal 29 Oktober 2008, Kota Gunungsitoli yang merupakan daerah hasil pemekaran dari Kabupaten Nias, terus berkembang di berbagai sektor kehidupan, terutama di bidang infrastrutur, pertanian, perikanan, pendidikan dan kesehatan.

Di bidang infrastruktur misalnya, Bandar Udara Binaka yang baru beberapa tahun dibuka siap menjadi gerbang utama untuk memasuki Kota Gunungsitoli. Sementara lewat jalur laut, Pelabuhan Gunungsitoli dengan panjang dermaga 86 meter, lebar 20 meter dan kedalaman laut 100 meter, siap menjalankan fungsi serupa dalam menyambut siapa saja yang ingin berkunjung ke sana.

Selepas dari bandara atau pelabuhan, hamparan jalan negara dengan panjang 2,46 KM, jalan provinsi 31,5 KM, dan jalan kota dengan kualitas hotmix dan lapen sepanjang 440,85 KM menjadi akses selanjutnya. Untuk urusan transportasi dalam kota, tersedia Terminal Faekhu di Kecamatan Gunungsitoli Selatan dan Terminal Gamo di Kecamatan Gunungsitoli.

BACAJUGA

Profil Teddy Minahasa Putra, Eks Ajudan JK hingga Ditunjuk sebagai Kapolda Jatim

Teddy Minahasa Sang Jenderal dengan Harta yang Melimpah

Semua kemajuan tersebut tentu tak lepas dari peran Wali Kota Gunungsitoli, Drs. Martinus Lase, M.SP. Pria kelahiran Gunungsitoli, 26 September 1957 ini, tak pernah henti bekerja memajukan Kota Gunungsitoli. “Memang masih banyak hal yang belum sempurna. Namun tidak menjadi penghalang bagi kami untuk terus memperbaikinya,” ujar Martinus.

Kerja keras menjadi kunci sukses bagi siapapun untuk maju. Prinsip tersebut dipegang teguh oleh pengagum John F. Kennedy ini. Martinus pun selalu teringat ungkapan yang pernah diucapkan oleh Kennedy: “Jangan tanya apa yang diberikan negara kepadamu. Tapi tanyakan apa yang kau berikan untuk negara.”

Ungkapan legendaris dari sosok yang dianggap mementingkan negara dan bangsa dibanding kepentingan pribadi dan kelompok itu selalu mengilhami Martinus  untuk terus bekerja keras dengan ikhlas demi kemajuan Gunungsitoli. “Jabatan merupakan tugas dan amanah yang diberikan rakyat. Jadi kami selalu berusaha sekuat tenaga mencurahkan semua pikiran dan keringat demi Kota Gunungsitoli yang kita cintai ini,” tuturnya.

Jerih payah Martinus bersama seluruh jajarannya  bisa dikatakan telah berbuah manis. Di bidang pendidikan dan kesehatan, jumlah bangunan sekolah permanen mulai dari tingkat TK, SD, SMP hingga tingkat SMA/SMK  nyaris mencapai lonjakan angka seratus persen, bandingkan dengan sebelumnya dimana gedung sekolah bisa dihitung dengan jari.

Lalu sudah terdapat enam unit puskesmas yang terdiri dari puskesmas rawat inap dan rawat jalan, sehingga warga di enam kecamatan tidak perlu ke pusat kota untuk mendapat pelayanan kesehatan. Bahkan, sejumlah puskesmas juga dibantu oleh keberadaan Pustu atau Poskesdes di sejumlah desa untuk memperluas pelayanan di bidang kesehatan. Tercatat  jumlah tenaga ahli kesehatan di Kota Gunungsitoli terdiri dari 2 dokter spesialis, 6 dokter umum, 1 dokter gigi, 157  perawat, 116 bidan, 3 analis kesehatan dan 1 orang ahli kesehatan lingkungan. Semua itu semakin lengkap dengan adanya program kerjasama Pemerintah Kota Gunungsitoli dengan BPJS Kesehatan untuk menciptakan Kartu Jamkesda  bagi masyarakat.

Pada bidang pertanian dan perikanan, Kota Gunungsitoli kini memiliki infrastruktur irigasi di Desa Humene yang mengairi persawahan seluas 800 hektar (ha) dan irigasi Desa Afia Bouso dengan luas sawah seluas 900 ha. Lalu infrastruktur perikanan terdiri dari Tempat Pelelangan Ikan (TPI) dan Balai Benih Ikan Air Tawar (BBIAT). Tak hanya itu, pembangunan pelayanan air bersih yang meliputi perpipaan, kran umum, hidran umum dan broncaptering juga turut mewarnai  kebijakan strategis Pemerintah Kota Gunungsitoli periode 2011-2016 ini.

Sebagai pusat berbagai kepentingan dan tujuan semua orang di Kepulauan Nias maupun dari luar daerah, Kota Gunungsitoli tak lupa melengkapi diri dengan fasilitas perhotelan, hiburan, serta sarana dan prasarana kepariwisataan, ditambah penambahan jumlah pasar dan pertokoan yang pada akhirnya turut berdampak positif bagi kemajuan ekonomi masyarakat. Terbukti pendapatan perkapita penduduk selalu meningkat dari tahun ke tahun.

“Secara bertahap, juga akan dibangun industri pengolahan berbasis sumber daya lokal, sebagai upaya meningkatkan nilai tambah produk-produk pertanian, peternakan, perkebunan, perikanan serta pengembangan industri rumah tangga,” ujar Martinus.

Namun Martinus mengakui jika upaya mewujudkan Kota Gunungsitoli menjadi Kota “Samaeri” bukan hal yang mudah. Sejumlah keterbatasan seperti terbatasnya kapasitas pendanaan akibat minimnya dana perimbangan dari pusat dan belum optimalnya sumber-sumber pendapatan asli daerah, menjadi batu sandungan bagi seluruh jajarannya.

Kendala lain, rendahnya kualitas SDM serta kurangnya partisipasi sebagian masyarakat khususnya dalam urusan pembebasan lahan, menjadi masalah tersendiri yang dapat menghambat laju pembangunan, ditambah rongrongan dari pihak-pihak yang terus melakukan penzoliman dan kritikan tidak sehat selama masa kepemimpinannya.

“Namun saya tidak mau menyerah dengan tantangan dan hambatan tersebut. Saya juga enggan membalas orang yang berbuat zolim, saya lebih senang mengalah, apalagi sejujurnya saya termasuk orang yang susah untuk marah,” ujarnya.

Bermain bola dari getah karet

Martinus mengaku lebih senang tampil apa adanya, sebagai Martinus yang hobi membaca buku dan bermain gitar di waktu senggang sambil menyanyikan lagu-lagu Broery Marantika dan John Lennon, ketimbang menonjolkan ego sebagai penguasa. Padahal, selama empat tahun memimpin, dirinya berhasil membawa  Kota Gunungsitoli mendapat predikat Wajar Dengan Pengecualian (WDP) tiga kali berturut-turut  dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), mendapat dua kali Raskin Awards atas hasil tertib adminitrasi penyaluran Raskin, serta predikat daerah otonom baru terbaik.

Sederhana dan bersahaja. Memang itulah ciri yang menonjol dari kepribadian Drs. Martinus Lase, M.SP. Berasal dari keluarga sederhana, ayahnya, (alm) D. Lase, seorang anggota TNI dengan pangkat terakhir Mayor.  Sedangkan ibunya, (almh) Natia Telaumbanua, seorang ibu rumah tangga biasa.

Menghabiskan masa kecil di Desa Tumula Alasa, Martinus mengisi hari-harinya dengan bermain bola dari getah pohon karet. Tak jarang, dia memancing ikan di  sungai, dan hasil tangkapannya dijadikan lauk untuk makan sekeluarga.

Nilai-nilai kedisiplinan, kerja keras dan berserah diri kepada Tuhan ditanamkan dalam dirinya sejak kecil. Setiap hari bangun tidur jam 5 pagi lalu melakukan ibadah doa bersama keluarga menjadi sarapan sehari-hari yang harus dia santap semasa bocah dulu. Tapi semua itu kini berbuah manis. Martinus tumbuh sebagai sosok pribadi yang senang bekerja keras, tangguh dan tahan mental dalam menghadapi beragam tantangan.

Sejak menjadi Kepala Cabang Dinas LLAJ Nias di Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Utara pada tahun 1993, karirnya terus menanjak. Tercatat ayah tiga anak ini pernah menjabat sebagai Kepala UPT UPPKB Wilayah III Rantau Prapat, Wakil Kepala Badan Investasi dan Promosi Sumatera Utara, dan Staf Ahli Gubernur Sumatera Utara. Pada tahun 2009, Martinus dipercaya menjadi Pj. Wali Kota Gunungsitoli, hingga akhirnya resmi menjadi Wali Kota Gunungsitoli setelah memenangkan Pilkada pada 2011 silam.

Dari kerja keras bersama seluruh jajarannya, Kota Gunungsitoli yang memiliki luas wilayah kota ± 469,36 KM, terdiri dari 6 kecamatan, 98 desa dan 3 kelurahan, kini semakin maju berkembang. Bahkan kerukunan etnis dan toleransi umat beragama di sana dapat menjadi contoh tauladan bagi masyarakat untuk selalu membuka mata bahwa kita memang hidup dalam bingkai yang sama, yaitu Negara Kesatuan Republik Indonesia. (tim)

Tags: gunungsitolihentilasemartinusmembangunSosok

Author

  • Suara Nusantara
    Suara Nusantara

    View all posts

ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Kelelahan, 9 Anggota KPPS dan Panwas Pemilu di Lebak Dirawat
Uncategorized

Kelelahan, 9 Anggota KPPS dan Panwas Pemilu di Lebak Dirawat

by Defa
15 February 2024

SuaraNusantara.com - Sembilan anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS)...

ilustrasi Stress dalam pekerjaan (Dok. Istock)
Kesehatan

Atasi Stres Kerja dengan Mudah: Strategi Ampuh yang Bisa Dicoba Hari Ini

by Feri Spt
12 February 2024

Suaranusantara.com  - Stres di tempat kerja dapat menjadi masalah...

Ganjar Pranowo kampanye di Kaltim (Dok PDIP)

Kampanye di Kaltim, Ganjar Singgung Krisis Pelanggaran Jelang Pemilu 2024

7 February 2024
Tom Lembong saat live TikTok bersama Cawapres 01 Anies Baswedan, Sabtu 6 Januari 2024.(instagram)

Anies Baswedan dan Tom Lembong Live TikTok, Ungkap Rahasia Awet Muda

7 January 2024
tugu-yogyakarta(freepek)

4 Wisata Tersembunyi di Yogyakarta yang Wajib Dikunjungi

22 December 2023
Dolar

Kurs Rupiah di Bank BCA hingga CIMB Niaga, Yuk Simak Ulasannya Hari ini

4 December 2023

POPULER MINGGU INI

No Content Available

TOPIK: PEMILU 2024

Rekapitulasi Perhitungan Suara KPU Lebak, Prabowo – Gibran Menang di Semua Kecamatan

Gerakan Rakyat Banten Dukung DPR Pakai Hak Angket Usut Dugaan Kecurangan Pemilu

Real Count KPU Pileg DPRD Banten 32,44% : Gerindra 12,59%, PDIP 12,12%

Jokowi: Jangan Teriak Curang, Ada Mekanisme ke Bawaslu dan MK

Usai Unggul Suara Di Quick Count, Gibran Ingin Segera Sowan ke Paslon 1 dan 3

PILIHAN EDITOR

Viral Modus Kecurangan Pemilu, PSI Gunakan Suara Tidak Sah Menjadi Suara Sah di Banten!

Hadiri Kampanye Akbar di Bandung, Megawati Ingatkan TNI Polri Netral pada Pemilu 2024

Ribuan Kader PDIP Hadiri Kampanye Akbar Ganjar di Sidoarjo, Begini Kata Said Abduallah

Adanya Dugaan Skenario Hitam Untuk Jegal Prabowo-Gibran, TKN: Elektabilitas 02 Buat Sebagian Orang Frustasi

Debat Capres 2024, Anies Baswedan: Anggaran Pertahanan Rp 700 Triliun Tak Efektif

BERITA TERKINI

7 Buku Terbaik Sepanjang Masa yang Wajib Kamu Baca Minimal Sekali Seumur Hidup
Nasional

7 Buku Terbaik Sepanjang Masa yang Wajib Kamu Baca Minimal Sekali Seumur Hidup

by Doroti Krisley L
6 March 2024

Suaranusantara.com - Di tengah hiruk-pikuk kehidupan modern, buku tetap menjadi jendela menuju dunia lain. Dari kisah-kisah yang...

Tips Sukses(freepek)

Menggali Dampak Privilege: Kunci Kesuksesan atau Hanya Mitos?

6 March 2024
Ilustrasi beras (freepik)

Harga Beras Melonjak, Inilah Pilihan Pengganti Nasi yang Terjangkau

5 March 2024
Partai Solidaritas Indonesia (PSI)

Suara PSI yang Tiba-Tiba Naik Disorot Media Asing

5 March 2024
Galaxy S24 Ultra vs iPhone 15 Pro Max, Yuk Cek Mana Lebih Unggul

Galaxy S24 Ultra vs iPhone 15 Pro Max, Yuk Cek Mana Lebih Unggul

5 March 2024
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

    Digital Solutions by Tjuanmuda

No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

© 2022 SuaraNusantara.com

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In