Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Uncategorized

Usai Diperiksa KPK, Bupati Pamekasan Hindari Kamera Wartawan

Suara Nusantara by Suara Nusantara
3 August 2017
in Uncategorized
Reading Time: 2 mins read
A A
Bupati Pamekasan Ahmad Syafii (Foto: Net)

Bupati Pamekasan Ahmad Syafii (Foto: Net)

1
SHARES
9
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
Bupati Pamekasan Ahmad Syafii (Foto: Net)

Surabaya-SuaraNusantara

KPK telah menetapkan lima orang tersangka terkait kasus suap penghentian pengawasan terhadap Alokasi Dana Desa (ADD) di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur. Kelima tersangka adalah Bupati Pamekasan Ahmad Syafii, Kejari Pamekasan Rudy Indera Prasetya, Inspektor Pemkab Pamekasan Sutjipto Utomo, Kades Dassok Agus Mulyadi dan Kabag Admin Inspektur Kabupaten Pamekasan Noer Solehuddin.

Lima tersangka itu sempat diperiksa di Markas Kepolisian Resor Pamekasan sebelum akhirnya empat dari lima tersangka menjalani pemeriksaan lanjutan di Markas Polda Jawa Timur,  sejak Rabu sore kemarin hingga Kamis dini hari tadi. Ikut diperiksa pula enam saksi dari lingkungan Kejari dan Pemkab Pamekasan.

BACAJUGA

Menggali Dampak Privilege: Kunci Kesuksesan atau Hanya Mitos?

Berkah dan Petualangan, Destinasi Liburan di Bulan Ramadan yang Wajib di Kunjungi

Usai diperiksa, petugas KPK menggiring para tersangka keluar dari dalam gedung menuju bus. Bupati Pamekasan, Achmad Syafii menjadi orang pertama yang dibawa keluar dari gedung Markas Polda Jawa Timur.

Mengenakan baju kotak-kotak berwarna merah-ungu-putih berbalut jaket warna gelap, tangan kanan sang bupati terlihat memegang kacamata sambil sesekali berusaha menutupi sorot kamera wartawan. Achmad Syafii sama sekali tidak menjawab pertanyaan wartawan soal penetapan tersangka dari KPK atas dirinya.

Tiga tersangka lain menyusul keluar di belakang Syafii. Semuanya mengenakan masker wajah sehingga sekilas terlihat mirip dengan petugas KPK. Sedangkan satu tersangka, Kepala Desa Dasok Agus Mulyadi, dikabarkan langsung jatuh sakit beberapa saat setelah penangkapan, dan kini dirawat di RS Bhayangkara.

Dengan pengawalan ketat, keempat tersangka diarahkan masuk ke dalam bus milik Polda Jatim. Kabar yang diterima wartawan menyebutkan keempatnya akan diterbangkan ke kantor KPK di kawasan Kuningan, Jakarta.

Saat menggelar konverensi di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Rabu (2/8/2017) tadi malam, Wakil Ketua KPK Laoede M Syarif menjelaskan kronologi penangkapan tersebut.

“Pukul 07.14 WIB, KPK mengamankan empat orang, SUT (Sutjipto Utomo, Inspektur pemkab pamengkasan), RUD (Rudy Indera Prasetya, Kejari Pamekasan), NS (Noer Solehuddin, Kabag Admin Inspektur Kabupaten Pamekasan), dan seorang supir di rumah dinas kejati,” jelas Laoede.

Diduga saat itu terjadi penyerahan uang suap Rp 250 juta dari Kepala Desa Dassok, Kabupaten Pamengkasan, Agus Mulyadi dan Noer Solehuddin melalui Sutjipto. Uang tersebut sedianya bakal diberikan kepada Rudy  supaya menghentikan pengawasan Alokasi Dana Desa terhadap proyek pembangunan di Kabupaten Pamekasan.

“Dari lokasi tim mengamankan uang pecahan uang seratus ribu dikantong plastik warna hitam,” tutur Laode.

Berturut-turut KPK kemudian mengamankan Kasi Intel Sugeng dan Kasipidsus Eka Hermawan di Kantor Kejari Pamekasan, Kades Agus Mulyadi di kediamannya di Desa Dassok pukul 08.09 WIB dan Ketua Persatuan Kepala Desa M Ridwan di rumahnya Desa Mapper.

Dari Desa Mapper, Tim KPK bergegas kembali ke kantor Kejari dan mengamankan seorang Staf Kejari Indra Permana. Klimaksnya,  bergerak mengamankan Bupati Pamekasan Ahmad Syafii saat sedang memimpin rapat di Pendopo Kabupaten Pamekasan.

KPK sempat menangkap dua orang jaksa yang awalnya ikut diamankan. Namun setelah diperiksa secara seksama tim KPK tidak melihat adanya keterlibatan kedua jaksa dalam kasus tersebut.

Sejauh ini, KPK menduga Bupati Pamekasan Ahmad Syafii sebagai pihak yang menganjurkan suap agar Kejari ‘tutup mulut’ terhadap indikasi penyalahgunaan Dana Desa.

Penulis: Rio/Ali S/Askur

Author

  • Suara Nusantara
    Suara Nusantara

    View all posts

ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Kelelahan, 9 Anggota KPPS dan Panwas Pemilu di Lebak Dirawat
Uncategorized

Kelelahan, 9 Anggota KPPS dan Panwas Pemilu di Lebak Dirawat

by Defa
15 February 2024

SuaraNusantara.com - Sembilan anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS)...

ilustrasi Stress dalam pekerjaan (Dok. Istock)
Kesehatan

Atasi Stres Kerja dengan Mudah: Strategi Ampuh yang Bisa Dicoba Hari Ini

by Feri Spt
12 February 2024

Suaranusantara.com  - Stres di tempat kerja dapat menjadi masalah...

Ganjar Pranowo kampanye di Kaltim (Dok PDIP)

Kampanye di Kaltim, Ganjar Singgung Krisis Pelanggaran Jelang Pemilu 2024

7 February 2024
Tom Lembong saat live TikTok bersama Cawapres 01 Anies Baswedan, Sabtu 6 Januari 2024.(instagram)

Anies Baswedan dan Tom Lembong Live TikTok, Ungkap Rahasia Awet Muda

7 January 2024
tugu-yogyakarta(freepek)

4 Wisata Tersembunyi di Yogyakarta yang Wajib Dikunjungi

22 December 2023
Dolar

Kurs Rupiah di Bank BCA hingga CIMB Niaga, Yuk Simak Ulasannya Hari ini

4 December 2023

POPULER MINGGU INI

No Content Available

TOPIK: PEMILU 2024

Rekapitulasi Perhitungan Suara KPU Lebak, Prabowo – Gibran Menang di Semua Kecamatan

Gerakan Rakyat Banten Dukung DPR Pakai Hak Angket Usut Dugaan Kecurangan Pemilu

Real Count KPU Pileg DPRD Banten 32,44% : Gerindra 12,59%, PDIP 12,12%

Jokowi: Jangan Teriak Curang, Ada Mekanisme ke Bawaslu dan MK

Usai Unggul Suara Di Quick Count, Gibran Ingin Segera Sowan ke Paslon 1 dan 3

PILIHAN EDITOR

Viral Modus Kecurangan Pemilu, PSI Gunakan Suara Tidak Sah Menjadi Suara Sah di Banten!

Hadiri Kampanye Akbar di Bandung, Megawati Ingatkan TNI Polri Netral pada Pemilu 2024

Ribuan Kader PDIP Hadiri Kampanye Akbar Ganjar di Sidoarjo, Begini Kata Said Abduallah

Adanya Dugaan Skenario Hitam Untuk Jegal Prabowo-Gibran, TKN: Elektabilitas 02 Buat Sebagian Orang Frustasi

Debat Capres 2024, Anies Baswedan: Anggaran Pertahanan Rp 700 Triliun Tak Efektif

BERITA TERKINI

Ilustrasi beras (freepik)
Lifestyle

Harga Beras Melonjak, Inilah Pilihan Pengganti Nasi yang Terjangkau

by Feri Spt
5 March 2024

Suaranusantara.com - Harga beras yang semakin melambung tinggi belakangan ini membuat sebagian besar masyarakat merasa khawatir. Namun, jangan...

Partai Solidaritas Indonesia (PSI)

Suara PSI yang Tiba-Tiba Naik Disorot Media Asing

5 March 2024
Galaxy S24 Ultra vs iPhone 15 Pro Max, Yuk Cek Mana Lebih Unggul

Galaxy S24 Ultra vs iPhone 15 Pro Max, Yuk Cek Mana Lebih Unggul

5 March 2024
Kisah Tragis Turis Perempuan Diperkosa di India saat Berpetualang dengan Sepeda Motor bareng suaminya

Kisah Tragis Turis Perempuan Diperkosa di India saat Berpetualang dengan Sepeda Motor bareng suaminya

5 March 2024
5 Sosok Penguasa Tambang Batu Bara yang terkaya di Indonesia,

5 Sosok Penguasa Tambang Batu Bara yang terkaya di Indonesia,

5 March 2024
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

    Digital Solutions by Tjuanmuda

No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

© 2022 SuaraNusantara.com

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In