Suaranusantara.com – Pulau Derawan adalah salah satu dari empat pulau utama yang membentuk Kepulauan Derawan, sebuah kawasan konservasi laut yang terletak di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur.
Pulau ini menawarkan pesona wisata bahari yang luar biasa, dengan pantai berpasir putih, air laut yang jernih dan biru, serta terumbu karang yang kaya akan keanekaragaman hayati.
Salah satu daya tarik utama Pulau Derawan adalah penyu. Pulau ini merupakan tempat bersarang bagi empat jenis penyu, yaitu penyu hijau, penyu sisik, penyu lekang, dan penyu belimbing. ]
Wisatawan dapat menyaksikan penyu bertelur di malam hari, atau berenang bersama penyu di siang hari. Selain itu, Pulau Derawan juga memiliki populasi ubur-ubur yang tidak menyengat, yang dapat dilihat di Danau Ubur-ubur.
Selain penyu dan ubur-ubur, Pulau Derawan juga memiliki berbagai jenis ikan, teripang, kima, paus, lumba-lumba, hiu, dan biota laut lainnya.
Wisatawan dapat menikmati keindahan bawah laut Pulau Derawan dengan melakukan snorkeling, diving, atau glass bottom boat.
Beberapa spot menarik untuk menyelam antara lain adalah The Channel, The Blue Trigger Wall, The Coral Garden, dan The Manta Point.
Untuk mengunjungi Pulau Derawan, wisatawan dapat terbang ke Bandara Kalimarau di Tanjung Redeb, lalu melanjutkan perjalanan dengan mobil dan speedboat. Biaya transportasi dari bandara ke pulau berkisar antara Rp 300.000 hingga Rp 500.000 per orang.
Di Pulau Derawan, terdapat berbagai pilihan penginapan, mulai dari losmen, homestay, resort, hingga hotel bintang empat. Tarif menginap di pulau ini bervariasi, tergantung dari fasilitas dan lokasi penginapan.
Pulau Derawan adalah destinasi wisata yang cocok untuk semua kalangan, baik keluarga, pasangan, maupun solo traveler.
Pulau ini menawarkan pengalaman berlibur yang tak terlupakan, dengan menyuguhkan keindahan alam, kekayaan budaya, dan keramahan masyarakat lokal.
Pulau Derawan adalah surga wisata bahari yang wajib dikunjungi oleh para pecinta laut dan petualang.
