Suaranusantara.com- Wakil Presiden Mahasiswa Universitas Trisakti, Lamdahur Pamungkas merespon dinamika politik jelang pemilu tahun 2024 mendatang.
Lamdahur sampaikan agar proses pemilu proses pemilu tahun 2024 harus dipenuhi dengan ruang yang demokratis, menjalankan konstitusi, jujur pada sejarah, Program yang konstruktif untuk bangsa.
Hal itu ia sampaikan merespon dengan adanya unggahan dari laskartrisakti08 yang menyebut jika Prabowo Subianto merupakan korban kekuasaan reformasi 1998.
Kata Lamdahur, postingan tersebut menuai kontroversi. Pasalnya, Prabowo Subianto berdasarkan keputusan Dewan Kehormatan Perwira sosok yang bertanggung jawam dalam proses penculikan yang dilakukan oleh anggota Kopassus yang tergabung dalam Tim Mawar.
“Berbagai dinamika yang terjadi, Tim Pendukung perlu bijak dan jujur secara jelas substansi kampanye yang hendak dilakukan. Masyarakat pun perlu mengamati apa yang menjadi catatan sejarah bangsa ini” ujar Lamdahur
“Upaya penggelapan sejarah yang dilakukan oleh LaskarTrisakti08 ini jelas nyata juga hal yang fatal dan pantas diminta pertanggungjawabannya” tambahnya
Lanjut Lamdahur, upaya yang dilakukan oleh laskartrisakti08 bentuk upaya untuk membangun public opinion palsu lewat propaganda media mereka dengan menempatkan Prabowo sebagai korban Reformasi dan disandingkan dengan 4 Pahlawan Reformasi.
“ini hal yang memalukan, Prabowo itu juga terlibat didalam penculikan dan represifitas aparat Reformasi 1998. Jadi Pendukung boleh tapi nalar sehat baiknya digunakan” tegas dia
Karenya, ia mendesak agar Tim Pemenangan setiap calon capres-cawapres dapat membangun ide kampanye yang terukur untuk anak muda dan fakta sesuai sejarah.(red)













Discussion about this post