SuaraNusantara.com-Thomas Ramdhan, personel GIGI, mengungkapkan keheranannya terkait tagihan air yang mengalami kenaikan yang signifikan di rumahnya di Depok sejak awal Januari 2023. Awalnya, ia merasa tagihan air masih dalam batas wajar, dengan pembayaran sekitar Rp 88 ribu pada bulan Februari. Namun, kejanggalan muncul pada bulan September 2023 ketika tagihan tiba-tiba melonjak menjadi Rp 2,1 juta, disusul dengan tagihan hampir sejuta pada bulan Oktober.
“Saya bayar billing pertama Februari dengan jumlah pembayaran Rp 88 ribu,” ujar Thomas Ramdhan. “Bulan 9 itu tiba-tiba billing sangat tidak masuk akal buat saya, Rp 2,1 juta. Pas bulan 10 hampir sejuta.”
Dengan rasa curiga atas lonjakan tagihan yang tidak masuk akal, Thomas Ramdhan menghubungi pihak perusahaan air untuk melakukan pemeriksaan. Meskipun tim perusahaan air tidak menemukan kerusakan atau kebocoran pada saluran air di rumahnya, tagihan tetap tinggi pada November 2023, mencapai Rp 1,6 juta.
“Tidak sampai di situ, dia makin terkejut ketika harus membayar jutaan rupiah pada Oktober 2023,” ungkapnya.
Thomas Ramdhan menyatakan ketidakmasukakalan tagihan tersebut, mengingat penggunaan air di rumahnya hanya untuk dua orang. Dia berharap keluhan yang disampaikannya dapat mendapatkan perhatian dari pihak terkait. “Tidak masuk akal,” tegasnya.
