Suaranusantara.com – Kolesterol tinggi dapat terjadi selama perayaan Lebaran karena pola makan yang tidak sehat, seperti mengonsumsi makanan yang tinggi lemak dan kolesterol serta kurangnya aktivitas fisik.
Beberapa makanan yang sering membuat kolesterol tinggi yakni daging merah, gorenga, kerupuk, santan dan beberapa makanan lainnya
Beberapa makanan yang dapat membuat kolesterol tinggi selama perayaan Lebaran antara lain:
- Daging merah
Daging merah, seperti daging sapi, domba, dan kambing, mengandung banyak lemak jenuh dan kolesterol. Konsumsi daging merah yang berlebihan dapat meningkatkan risiko kolesterol tinggi. - Gorengan
Gorengan mengandung banyak lemak jenuh dan trans yang dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam darah. - Kerupuk
Kerupuk mengandung lemak jenuh dan sodium yang tinggi, yang dapat meningkatkan tekanan darah dan kadar kolesterol dalam darah. - Santan
Santan adalah bahan makanan yang sering digunakan dalam hidangan tradisional Lebaran seperti rendang dan ketupat. Namun, santan mengandung lemak jenuh yang tinggi dan dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam darah. - Kue-kue tradisional
Kue-kue tradisional seperti kue lapis, kue nastar, dan kue kaas mengandung banyak lemak dan gula yang dapat meningkatkan kadar kolesterol dan risiko obesitas.
Untuk mencegah kolesterol tinggi selama perayaan Lebaran, hindari makanan yang kaya lemak dan gula serta perbanyak konsumsi sayuran, buah-buahan, dan makanan yang rendah lemak seperti ikan dan ayam tanpa kulit.
Selain itu, lakukan aktivitas fisik secara teratur untuk membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah.***(red)
