Suara.Nusantara.com – Ikan merupakan salah satu lauk favorit bagi sebagian besar orang. Tak hanya enak disantap dan mudah diolah menjadi berbagai macam hidangan, ikan juga menjadi sumber protein yang menyehatkan bagi tubuh. Namun tidak semua ikan memiliki protein akan berkurang jika ikan tesebut sudah tidak segar lagi.
Sebelum memasak, pastikan kamu mengolah ikan segar.. Selain minim protein, ikan yang tidak segar bisa jadi mengandung banyak bakteri karena telah terkontaminasi oleh udara dan polusi. Maka dari itu, penting untuk mengetahui ciri-ciri ikan segar dan layak dikonsumsi saat membelinya di pasar tradisional atau swalayan. Terdapat beberapa ciri-ciri yang dapat membantu Anda memilih ikan segar, antara lain:
- Bau ikan yang segar tidak berbau amis atau tidak enak. Sebaliknya, ikan yang tidak segar akan tercium bau yang kuat, amis, dan tidak sedap.
- Mata ikan yang segar berkilau dan jernih, sedangkan mata ikan yang tidak segar terlihat keruh dan kusam.
- Daging ikan segar terlihat kenyal dan masih berwarna cerah. Jika daging ikan terlihat layu, berwarna pudar, atau kecoklatan, itu adalah tanda bahwa ikan tidak segar.
- Perhatikan juga sisik dan insang ikan. Sisik ikan yang segar akan terlihat mengkilap dan tidak mudah terlepas, sedangkan insang ikan yang segar terlihat merah cerah.
- Saat membeli ikan fillet, perhatikan juga konsistensi dan tekstur dagingnya. Daging ikan segar terasa kenyal dan elastis saat disentuh, sedangkan daging ikan yang tidak segar terasa lembek atau bahkan hancur.
- Jika memungkinkan, pilih ikan yang masih hidup dan dijual dalam air yang bersih. Ini menjamin kesegarannya karena ikan tetap hidup dan airnya masih bersih.
Ingatlah untuk selalu membeli ikan dari toko atau pasar yang terpercaya, dan pastikan untuk menyimpannya dengan benar di dalam kulkas atau freezer agar tetap segar.(tim-red)
