Tangerang – Delegasi Malaysia mengunjungi Tangerang LIVE Room (TLR), di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Rabu (18/9/2019).
Delegasi disambut Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah dan Direktur Tata Kelola dan Kemitraan Komunikasi Publik, Selamatta Sembiring.
Dihadapan delegasi asal negeri Jiran, Arief menjabarkan sejumlah program Smart City Kota Tangerang seperti aplikasi untuk masyarakat maupun aplikasi internal pemerintahan.
“Saya jabarkan perihal penerapan Smart City di Kota Tangerang seperti pengembangan berbagai aplikasi baik untuk masyarakat seperti aplikasi LIVE dan aplikasi internal pemerintahan seperti e-Government,” kata Arief.
Arief menjelaskan, saat ini pihaknya tengah memasuki masa pengembangan 3.0, di mana fokus kepada geo-tagging atau pemanfaatan GPS sehingga bisa lebih terpantau.
“Karena Kota Tangerang menjadi pilot project Kementerian Kominfo yang masuk dalam 100 Kota Smart City, jadi beliau sudah menilai implementasi di Kota Tangerang sudah berjalan dan sharing supaya kita juga bisa bertukar pikiran karena sekarang semangatnya memberikan pelayanan ke masyarakat. Mudah-mudahan Dinas Kominfo Kota Tangerang juga bisa belajar,” jelasnya.
Sementara itu, Selamatta Sembiring Direktur Tata Kelola dan Kemitraan Komunikasi Publik mengatakan,
Kunjungan ke pusat kendali Kota Tangerang merupakan bagian dari MoU yang sudah terjalin sejak tahun 1984 silam. Di mana, salah satu bentuknya yakni berkunjung antar dua negara di sektor pengelolaan informasi komunikasi.
“Kami bawa mereka ke Kota Tangerang karena kami tahu Tangerang ini sangat bagus memanage,maintance, mengelola infromasi command center. Sehingga kamj ingin para delegasi Malaysia bisa juga melihat apa saja yang sudah dikembangkan,” terang Selamatta.
Selamatta berharap, dengan kunjungan tersebut dapat menjadi pengetahuan baru bagi kedua pihak baik dari delegasi Malaysia maupun Kota Tangerang.
“Harapan kami dari apa yang kita lihat di pengelolaan informasi komunikasi bisa menjadi sebuah insight yang baru bagi mereka, bersyukur kalau bisa mereka manfaatkan di kota mereka di Malaysia,” tandasnya.(aul/and)
