Jakarta-SuaraNusantara
Film Kulari ke Pantai produksi Miles Film digadang-gadang bakal jadi film anak-anak terbesar di tahun 2018. Dengan masa syuting terbilang singkat, hanya dua bulan, film yang rencananya tayang Juni 2018 ini diyakini akan mendorong kembali lahirnya film anak-anak di Indonesia.
“Ini momen yang pas untuk menggairahkan kembali film anak-anak yang berkualitas dan menghibur, tapi juga memiliki unsur edukasi yang tidak menggurui,” ujar Mira Lesmana selaku produser Kulari ke Pantai, saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (20/3/2018).
Menurut Mira yang pernah sukses dengan Petualangan Sherina dan Laskar Pelangi, proses pengambilan gambar Kulari ke Pantai dilakukan di sekitar 20 titik lokasi di sepanjang Jakarta-Banyuwangi, dan Rote, Nusa Tenggara Timur.
“Lebih dari 20 orang aktor dan aktris ikut terlibat, didukung lebih dari 100 orang kru profesional,” katanya.
Visi dan misi mempopulerkan kembali lagu-lagu dan film anak, serta pesan kearifan yang ingin disampaikan Miles Film melalui Kulari ke Pantai, ternyata juga menarik minat tiga perusahaan besar, yaitu Ideosource, BASE, dan GO-JEK, untuk ikut mendukung dari segi pendanaan produksi.
Disutradarai oleh Riri Riza, Kulari Ke Pantai bercerita tentang dua saudara sepupu, Sam (Maisha Kanna) dan Happy (Lil’li Latisha). Bersama Uci, ibu Sam, yang diperankan oleh Marsha Timothy, mereka melewati masa liburan dengan melakukan perjalanan darat dari Jakarta ke Banyuwangi. Lalu ke Pulau Rote di Nusa Tenggara Timur.
Perbedaan karakter kedua tokoh utama akan membawa kita ke dalam perjalanan yang penuh kelucuan dan menghibur, tetapi terselip pula drama yang hangat dan mengharukan.
Kulari Ke Pantai juga didukung oleh Lukman Sardi, Karina Suwandi, Ibnu Jamil, Edward Suhadi, M. Adhiyat, serta deretan komika ternama, seperti Dodit Mulyanto, Mo Sidik, Praz Teguh. Untuk urusan soundtrack dipercayakan kepada band RAN. (Eka)
