
Jakarta-SuaraNusantara
Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) resmi mengusung Djarot Saiful Hidayat di Pemilihan Kepala Daerah Sumatera Utara. Mantan Wali Kota Blitar dan Gubernur DKI Jakarta itu dipasangkan dengan Sihar Sitorus.
Pengumuman pasangan ini dinyatakan langsung oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri di Kantor DPP PDIP di Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Minggu (7/1/2018).
Djarot sebelumnya sudah diumumkan Megawati, namun baru hari ini diumumkan bersama calon wakilnya. Â Saat pengumuman, Megawati bercerita mengenai sulitnya mengambil keputusan untuk mencari pendamping Djarot.
Memilih Sihar, menurut Mega, sempat dipenuhi perdebatan, terutama masalah marga yang ada di Sumatera Utara, khususnya marga dari Suku Batak
“Banyak yang bilang ‘itu aja, jangan yang ini bu’. Segitu banyaknya marga ditawarkan. Orang kursinya cuma dua, semua minta. Saya pikir kapan jadinya ya,” ujar Mega.
Namun setelah melalui berbagai pertimbangan, akhirnya Mega memilih Sihar Sitorus. “Inilah pasangan Sumut yang harus kita fight (perjuangkan),” ujar Mega.
Terpilihnya nama Sihar Sitorus karena rekam jejak pengalamannya. Salah satunya pernah menjadi tim ahli ekonomi Presiden Joko Widodo. Selain itu, kedekatan Sihar dengan PDIP saat Pemilihan Presiden 2014 juga menjadi faktor lain. Sihar pernah menjadi bagian dari tim pemenangan Jokowi-JK.
Sihar Sitorus merupakan doktor lulusan Manchester Businees School dan bekerja sebagai Staf Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan yang dipimpin Puan Maharani. Dia merupakan putra dari DL Sitorus, mantan Ketua Persatuan Sepak Bola Medan Sekitarnya (PSMS).
Dalam pengumuman ini, selain Pilgub Sumut, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP juga membacakan dukungan terhadap sejumlah pasangan calon untuk daerah lainnya seperti Pilgub Jawa Barat, Jawa Tengah, Sumatera Selatan, dan Kalimantan Timur.
Penulis: Cipto












